Didukung Oleh

Kecamatan Krucil

Di tinjau dari ketinggian diatas permukaan air laut, kecamatan krucil berada pada ketinggian 938 mdpl. Iklim dikawasan kecamatan krucil sebagaimana kecamatan lain di kabupaten probolinngo. Kecamatan krucil beriklim tropis yang terbagi menjadi dua musim yakni musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan terjadi pada bulan oktober sampai juli dan musim kemarau pada bulan agustus sampai September.

Sedangkan keadaan iklim umumnya ditinjau dengan indicator curah hujan adalah 3071 mm/per tahun. Kecamatan krucil terdiri dari 14 desa dengan luas wilayah 17.323,06 Ha Berpenduduk 61.088 jiwa yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan sebagian kecil dari penduduknya berprofesi sebagai buruh tani dan pedagang.

Komoditi unggulan dari kecamatan Krucil adalah sector pertanian, perkebunan, peternakan dan Pariwisata .Adapun sub sector pertanian komoditinya adalah jagung, kedelai, ubi jalar Sayur mayur ( tomat, cabe, kubis,sawi ) dan ubi kayu. Sedangkan sub sector Perkebunan komoditinya adalah Cokelat/kakao,Aren, Alpukat, Cengkeh, Kelapa, Durian dan manggis. Pada sector peternakan komoditinya adalah sapi perah dan sapi potong.

Sedangkan sector pariwisata di kecamatan krucil ada beberapa destinasi wisata antara lain Rest Area Betek, Air terjun jaran goyang, Air terjun dewi rengganis, Wisata batu petapaan, air terjun watulesung, sendang biru, air terjun sinyonya, air terjun batu rantai, air terjun bidadari, air terjun kalipedati, air terjun hiyang darungan, air terjun putri widari. Bermi Eco park, petilasan Panji laras, Petilasan telogo indro,Wisata Kopi Organik, pendakian gunung argopuro dan danau taman hidup.

Kecamatan Krucil adalah salah satu dari  24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yang berada dibagian tengah selatan  dengan batas – batas wilayah :

9

Barat

Kecamatan Tiris
9

Timur

Kabupaten Situbondo

9

Selatan

Kabupaten Jember

9

Utara

Kecamatan  Gading

Destinasi Wisata
Air Terjun Jaran Goyang Desa Guyangan

RINGKASAN
Pembangunan dan pengelolaan Air terjun Jaran Goyang menjadi destinasi wisata baru membutuhkan sumber dana yang besar. Untuk mengatasinya masyarakat menggunakan konsep kearifan local dalam bentuk gotong royong dan keramahan. Gotong royong dan keramahan merupakan infestasi yang ditanamkan masyarakat dalam membangun Air Terjun ini. Hal ini dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat.

LATAR BELAKANG
Pada awalnya kondisialam di desa guyangan belum dianggap potensi sebagai potensi alam yang dapat digali dan berdampak positif.Seiring kebutuhan sarana rekreasi bagi masyarakat meningkat, muncul gagasan untuk mengeksplorasi potensi air terjun jaran goyang.

 

INOVASI
Pembangunan dan pengelolaan air terjun jaran goyang dengan modal utama kebersamaan, gotong royong serta keramahan masyarakat, sebagai solusi terhadap kekurangan post anggaran, setiap anggota yang hadir dalam kegiatan gotong royong dicatat dalam daftar dan diperhitungkan sebagai saham dengan besaran selayaknya bekerja dikebun.

PROSES
– Membangitkan kesadaran tentang destinasi wisata, melakukan musyawarah untuk memecahkan masalah, dan kerja bakti gotong royong untuk membangun sarana wisata untuk promosi Air terjun Jaran Goyang.
– Pembentukan Pokdarwis ( kelompok sadarwisata)
– Bekerja sama dengan Pihak Perhutani Kab. Probolinggo untuk penguatan manajemen.
– Pengajuan Pendampingan non profit dengan intansi lembaga pengembang wisata desa dan kegiatan social lainya
– Membuka jaringan dan komunikasi dengan lembaga pemerintah maupun non pemerintah, lembaga sosial, untuk promosi Air terjun Jaran Goyang.
– Optimalisasi penggunaan media social sebagai bagian sarana promosi tempat wisata
– Membuat Karang taruna, BUMDes Dan Pokdarwis sebagai bagian penopang kegiatan Wisata Desa

HASIL
– Kesadaran bergotong royong serta mempertahankan kearifan lokal desa.
– Menopang dan menambah pendapatan selain kegiatan bertani kopi di desa Guyangan
– Terbukanya lapangan kerja baru perdagangan dan sektor jasa.
– Pemanfaatan rumah singgah homestay yang bisa menambah pendapatan warga.
– Meningkatnya penjualan Produk unggulan desa : kopi, Durian, pisang, Jeruk dll
– Rata-rata pengunjung 300 orang / minggu.
– Terciptanya ruang pembelajaran non formal untuk perubahan lebih baik karena mendapat pendampingan dan jalin komunikasi dengan lembaga pegiat Desa Wisata

PEMBELAJARAN
o Bahwa kekurangan modal dalam pengelolaan desa wisata bisa teratasi dengan kegiatan gotong royong dan nilai nilai kearifan lokal desa.
o Ketakutan dalam pengelolaan tempat wisata – desa wisata teratasi dengan kegiatan gotong royong dan mempertahankan kearifan lokal desa
o Bahwa wilayah yang memiliki potensi alam bisa dimanfaatkan dan masyarakat dapat diberdayakan untuk kemajuan kehidupannya.
o Setiap potensi desa dapat dikembangkan dengan pendampingan, membuka jaringan dengan berbagai instansi.

REKOMENDASI
– Pengelolaan tempat wisata di desa Guyangan Kecamatan Krucil yang berbasis kemasyarakatan dan nilai-nilai gotong royong
serta keramahan masyarakat yang berujung pada bertambahnya kegiatan dan pendapatan masyarakat bisa di replikasi
– Penguatan jaringan dan komunikasi serta pendampingan dengan berbagai instansi dan lembaga yang bergerak dibidang
wisata desa serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

HASIL
– Kesadaran bergotong royong serta mempertahankan kearifan lokal desa.
– Menopang dan menambah pendapatan selain kegiatan bertani kopi di desa Guyangan
– Terbukanya lapangan kerja baru perdagangan dan sektor jasa.
– Pemanfaatan rumah singgah homestay yang bisa menambah pendapatan warga.
– Meningkatnya penjualan Produk unggulan desa : kopi, Durian, pisang, Jeruk dll
– Rata-rata pengunjung 300 orang / minggu.
– Terciptanya ruang pembelajaran non formal untuk perubahan lebih baik karena mendapat pendampingan dan jalin komunikasi dengan lembaga pegiat Desa Wisata

PEMBELAJARAN
o Bahwa kekurangan modal dalam pengelolaan desa wisata bisa teratasi dengan kegiatan gotong royong dan nilai nilai kearifan lokal desa.
o Ketakutan dalam pengelolaan tempat wisata – desa wisata teratasi dengan kegiatan gotong royong dan mempertahankan kearifan lokal desa
o Bahwa wilayah yang memiliki potensi alam bisa dimanfaatkan dan masyarakat dapat diberdayakan untuk kemajuan kehidupannya.
o Setiap potensi desa dapat dikembangkan dengan pendampingan, membuka jaringan dengan berbagai instansi.

REKOMENDASI
– Pengelolaan tempat wisata di desa Guyangan Kecamatan Krucil yang berbasis kemasyarakatan dan nilai-nilai gotong royong
serta keramahan masyarakat yang berujung pada bertambahnya kegiatan dan pendapatan masyarakat bisa di replikasi
– Penguatan jaringan dan komunikasi serta pendampingan dengan berbagai instansi dan lembaga yang bergerak dibidang
wisata desa serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

HASIL
– Kesadaran bergotong royong serta mempertahankan kearifan lokal desa.
– Menopang dan menambah pendapatan selain kegiatan bertani kopi di desa Guyangan
– Terbukanya lapangan kerja baru perdagangan dan sektor jasa.
– Pemanfaatan rumah singgah homestay yang bisa menambah pendapatan warga.
– Meningkatnya penjualan Produk unggulan desa : kopi, Durian, pisang, Jeruk dll
– Rata-rata pengunjung 300 orang / minggu.
– Terciptanya ruang pembelajaran non formal untuk perubahan lebih baik karena mendapat pendampingan dan jalin komunikasi dengan lembaga pegiat Desa Wisata

PEMBELAJARAN
o Bahwa kekurangan modal dalam pengelolaan desa wisata bisa teratasi dengan kegiatan gotong royong dan nilai nilai kearifan lokal desa.
o Ketakutan dalam pengelolaan tempat wisata – desa wisata teratasi dengan kegiatan gotong royong dan mempertahankan kearifan lokal desa
o Bahwa wilayah yang memiliki potensi alam bisa dimanfaatkan dan masyarakat dapat diberdayakan untuk kemajuan kehidupannya.
o Setiap potensi desa dapat dikembangkan dengan pendampingan, membuka jaringan dengan berbagai instansi.

REKOMENDASI
– Pengelolaan tempat wisata di desa Guyangan Kecamatan Krucil yang berbasis kemasyarakatan dan nilai-nilai gotong royong
serta keramahan masyarakat yang berujung pada bertambahnya kegiatan dan pendapatan masyarakat bisa di replikasi
– Penguatan jaringan dan komunikasi serta pendampingan dengan berbagai instansi dan lembaga yang bergerak dibidang
wisata desa serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Peta Lokasi
Wisata Air Terjun Jaran Goyang

Air Terjun Jaran Goyang

Hotel & Resort

Bumi Bermi Permai

Hotel ini merupakan salah satu hotel berbintang / bintang yang banyak direkomendasikan (hotel recommended) yang terletak di Dusun Selatan, Bermi,  Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Fasilitas:

  • Free Wi-Fi
  • King Sized Bed
  • Single Bed
  • Twin Single Bed
  • Queen Sized Bed
  • AC

Informasi lebih lanjut:
(0335) 891014 atau (0335) 891013

Harga Permalam

200.000

Teknologi Tepat Guna
Ketika memutuskan untuk membuat pupuk kompos, tentu Anda membutuhkan alat dan bahan yang tepat.
Kira-kira apa saja ya alat dan bahan untuk membuat pupuk?
Tak sulit, Anda hanya perlu menyiapkan alat dan bahan berikut:

Alat
– Wadah berukuran besar dengan penutup (tong atau ember)
– Sarung tangan

Bahan
– Sampah rumah tangga
– Tanah
– Air

Bagaimana?
Alat dan bahannya bisa Anda temukan di rumah bukan?

Langkah Membuat Pupuk Kompos
Tak sabar membuat pupuk sendiri? Yuk kita ikuti segera cara membuat pupuk kompos berikut ini.
Anda cukup lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Siapkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk kompos.
2. Pisahkan sampah organik (sisa makanan/dedaunan) dengan sampah plastik. Sampah organiklah yang nantinya akan digunakan sebagai pupuk kompos.
3. Siapkan wadah berukuran besar untuk membuat pupuk kompos. Jangan lupa bahwa wadah harus dilengkapi dengan penutup agar pupuk yang dibuat tidak akan terkontaminasi.
4. Masukkan tanah secukupnya ke dalam wadah yang telah diisi dengan sampah organik. Ketebalannya bisa Anda sesuaikan dengan wadah dan banyaknya sampah organik.
5. Siram permukaan tanah tersebut menggunakan air secukupnya.
6. Masukkan sampah organik yang sudah disiapkan ke dalam wadah.
7. Pastikan sampah disimpan secara merata. Sebisa mungkin ketebalan sampah setara dengan ketebalan tanah
8. Masukkan lagi tanah ke dalam wadah. Kali ini tanah berperan sebagai penutup sampah.
9. Tutup wadah dengan rapat dan biarkan sekitar tiga minggu.

Perhatikan hal ini saat membuat pupuk kompos sendiri di rumah:
– Pastikan wadah pembuat pupuk kompos tidak terkontaminasi oleh air hujan dan hewan.
– Pastikan juga wadah tak terkena paparan sinar matahari.
Kalau semuanya sudah dilakukan, kini Anda bisa langsung menggunakan pupuk organik ini untuk bercocok tanam di rumah.

Alamat

Jl. Dewi Rengganis No. 32 Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

Telepon/FAX

(0335) 891-003 

082331862323